SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara terus memperkuat komitmen dalam menekan angka kemiskinan dan menghapus kemiskinan ekstrem melalui sinergi lintas sektor. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Sukamara Masduki saat membuka Rapat Koordinasi Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Kabupaten Sukamara Tahun 2026, di Aula Kantor Bapperida, Kamis (10/9).
Masduki mengatakan, penanggulangan kemiskinan merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029 dan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi landasan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat berbagai upaya pengentasan kemiskinan sekaligus memastikan program yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
“Penanggulangan kemiskinan menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. Hal ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan menghapus kemiskinan ekstrem,” ujar Masduki.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan nasional tersebut, Pemkab Sukamara telah membentuk Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) melalui Keputusan Bupati Sukamara Nomor 188.45/24/2026.
Masduki menegaskan, keberadaan TKPKD tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus menjadi forum koordinasi yang solid, aktif, dan mampu menyinergikan berbagai program penanggulangan kemiskinan yang dilaksanakan oleh perangkat daerah maupun pemangku kepentingan lainnya.
“Saya menegaskan agar TKPKD menjadi forum koordinasi yang solid, aktif, dan mampu menyinergikan seluruh program penanggulangan kemiskinan,” tegasnya.
Ia berharap melalui kolaborasi, harmonisasi, dan konsolidasi berbagai program, angka kemiskinan di Kabupaten Sukamara dapat terus ditekan dan kesejahteraan masyarakat meningkat secara berkelanjutan.(bib)



