IBUKOTA.ONLINE, PALANGKA RAYA – Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan Tengah menerima kunjungan silaturahmi Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Kalimantan Tengah di Kantor PW NU Kalimantan Tengah, pada Selasa, 7 Juli 2026.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal mempererat sinergi antara NU dan HPN dalam mendorong penguatan ekonomi warga Nahdliyin melalui pengembangan kewirausahaan dan kolaborasi antarpelaku usaha di Kalimantan Tengah.

Ketua PW NU Kalimantan Tengah, Dr. H. M. Wahyudie F. Dirun, S.P., M.M., menerima langsung Ketua DPW HPN Kalimantan Tengah, H. Andi Muhammad Taufiq Hidayat, beserta jajaran pengurus dalam suasana penuh keakraban.

Dalam kesempatan itu, H. Andi Muhammad Taufiq Hidayat menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda sowan sekaligus memperkenalkan kepengurusan HPN kepada PW NU Kalimantan Tengah. Selain itu, pihaknya juga memohon arahan dan dukungan agar proses pembentukan organisasi dapat berjalan sesuai dengan nilai-nilai Nahdlatul Ulama.

Ia menerangkan, HPN dibentuk sebagai wadah bagi para pengusaha Nahdliyin dari berbagai sektor usaha. Organisasi tersebut diharapkan mampu memperkuat jaringan usaha, meningkatkan kolaborasi, serta melahirkan program-program yang mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi warga Nahdliyin.

“Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus meminta arahan dari PW NU Kalimantan Tengah agar proses pembentukan HPN dapat berjalan dengan baik. Kami berharap HPN dapat menjadi organisasi yang memberi manfaat bagi para pengusaha Nahdliyin dan mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi di Kalimantan Tengah,” ujar Andi.

Menurutnya, setelah kepengurusan tingkat provinsi terbentuk, DPW HPN Kalimantan Tengah akan membentuk kepengurusan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah yang mencakup 13 kabupaten dan 1 kota. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke daerah sehingga seluruh program HPN dapat berjalan secara optimal.

“Arahan dari PW NU Kalimantan Tengah menjadi motivasi bagi kami untuk membangun HPN secara bertahap dan terukur. Setelah kepengurusan terbentuk, fokus kami adalah menghadirkan program yang mampu memperkuat jejaring antarpengusaha Nahdliyin, meningkatkan kapasitas usaha, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas sehingga HPN benar-benar dapat memberikan manfaat bagi para anggotanya maupun masyarakat luas,” ujar Andi.

Sementara itu, Ketua PW NU Kalimantan Tengah, Dr. H. M. Wahyudie F. Dirun, S.P., M.M., menyampaikan dukungannya terhadap pembentukan HPN di Kalimantan Tengah. Menurutnya, kehadiran HPN dapat menjadi mitra strategis PW NU dalam memperkuat ekonomi warga Nahdliyin melalui berbagai program yang produktif dan berkelanjutan.

“PW NU Kalimantan Tengah menyambut baik pembentukan Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Kalimantan Tengah. Kami berharap HPN dapat menjadi wadah yang menghimpun potensi para pengusaha Nahdliyin, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Wahyudie.

Ia menambahkan, Nahdlatul Ulama tidak hanya berperan dalam bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan, tetapi juga memiliki komitmen dalam penguatan ekonomi umat. Karena itu, keberadaan HPN diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelaku usaha Nahdliyin sekaligus mendorong terciptanya ekonomi masyarakat yang lebih mandiri.

Wahyudie juga mengingatkan agar proses pembentukan HPN dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan semangat kebersamaan, profesionalisme, serta tata kelola organisasi yang baik. Menurutnya, organisasi akan berkembang apabila dibangun melalui komunikasi yang solid dan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan anggotanya.

“Semoga proses pembentukan HPN di Kalimantan Tengah berjalan dengan baik dan mendapat kemudahan. Kami berharap seluruh pengurus dapat menjaga semangat kebersamaan, memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke daerah, serta menghadirkan program-program yang mampu mendukung pengembangan usaha warga Nahdliyin. Dengan demikian, HPN dapat menjadi mitra strategis NU dalam memperkuat ekonomi umat,” tutup Wahyudie.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan